Wednesday, September 1, 2010

Penerapan RFID Carrefour di Indonesia serta keuntungan dan kerugiannya.

haii teman2 ketemu lg sama aku, smoga aja kalian ga bosen yah ketemu sama aku tiap minggu ini :) Nahh untuk blog aku kali ini akan ngomongin tentang penerapan RFID di bisnis retail (aku ambil contohnya Carrefour) serta apa sih keuntungan dan kerugian dari sistem RFID ini? Pasti temen2 pada penasaran kan? hehehe....yukss kita mulaii...

First of all, apa sih RFID itu?
RFID merupakan kependekan dari Radio Frequency Identification. Penelitian dan penerapan teknologi ini udah dilakuin sejak tahun 1940 oleh militer Amerika Serikat dan bahkan digunakan untuk membantu dalam perang dunia kedua untuk mendeteksi pesawat yang merupakan teman atau lawan. Implementasi terkini yang menarik perhatian banyak orang adalah yang dilakukan oleh peritel raksasa, yakni Walmart, yang berkomitmen untuk mengganti seluruh scanner barcode dengan RFID, mulai dari penjualan hingga integrasi dengan para vendornya. Teknologi RFID terus berkembang dan akan semakin banyak digunakan terutama oleh Retailer menengah dan kecil jika harga teknologi ini menjadi semakin murah.

Bayangkan sebuah teknologi yang bisa men-slice waktu yang dibutuhkan untuk mengukur persediaan pengecer , salah satu yang bisa memberikan informasi yang akurat yang bergerak dari manufaktur melalui toko dan kemudian ke dukungan pasca-penjualan. RFID punya potensi untuk mengubah gimana bisnis dilaksanakan untuk kedua pengecer dan pemasok mereka. Manfaatnya yaitu meliputi berkurangnya biaya tenaga kerja , disederhanakannya proses bisnis, meningkatkan inventory control, meningkatkan penjualan dan mengurangi penyusutan.

RFID Tags:



Trolley with RFID



RFID Device



RFID Chip



RFID Gates



Cara kerja RFID
RFID menggunakan frekuensi radio untuk mengirimkan informasi atau data antara RFID tag dengan RFID readernya, sehingga tidak diperlukan kontak fisik diantara keduanya untuk dapat berkomunikasi. Hal inilah yang membuat RFID memiliki keunggulan dibandingkan dengan teknologi yang lain. Pada bisnis Ritel, RFID dipergunakan untuk melakukan tracking dan melakukan pencatatan terhadap seluruh inventori. Sistem RFID memungkinkan komunikasi antara produk-produk yang telah di-tag dengan chip RFID dengan RFID reader dan dengan Server lokal. Cara kerja sistem secara keseluruhan menyerupai dengan penggunaan barcode label dan barcode scanner, tetapi jauh lebih mudah, praktis dan memuaskan, karena petugas tidak perlu melakukan scanning satu-per satu item, karena pada saat pelanggan melewati scanner (RFID reader) seluruh item akan langsung terdeteksi atau dihitung secara bersamaan.

Keuntungan dari penerapan RFID di Carrefour
  1. Berbagai laporan tentang inventory bisa diketahui secara real-time dari Server Pusat, baik secara OnLine ataupun memakai metode sinkronisasi data, Carrefour bisa mengakses data di seluruh lokasi untuk mendapatkan laporan up-to-date mengenai stok barang.
  2. Dengan menggunakan RFID, Carrefour bisa mengurangi permasalahan ‘kekurangan stok’, yang sering mengakibatkan ‘lost sales’, selain juga bisa mengurangi kepercayaan dan kepuasan pelanggan. Hal ini dimungkinkan karena status stok dapat dengan mudah di-track untuk mendapatkan data yang akurat tentang suatu produk tertentu pada suatu saat, yang kemudian dihubungkan dengan supply-chain.
  3. Teknologi ini juga memungkinkan Carrefour untuk menganalisa tingkat utilisasi pada suatu lokasi (Store) dan juga melakukan analisa produk per lokasi, sehingga Carrefour bisa menyediakan produk yang bersifat custom kepada pelanggan pada lokasi tertentu.
  4. RFID juga dapat bertindak seperti seorang penjaga keamanan di pintu gerbang. RFID dapat melakukan persediaan otomatis dan membandingkan barang dengan nyata. RFID dapat dipergunakan untuk mengurangi tingkat kehilangan barang di Carrefour, karena RFID tags menempel pada setiap item yang dibawa oleh pelanggan dan dapat di-track apakah sudah dibayar atau belum.
  5. Wiraniaga dapat menggunakan RFID untuk membantu pelanggan mendapatkan barang sesuai kebutuhannya, misalnya : ukuran, warna, lokasi item di rak atau di gudang dan lain-lain, berdasarkan informasi yang disimpan pada RFID tags menggunakan scanner.
  6. RFID juga bisa meningkatkan produktivitas, menghemat biaya tenaga kerja manusia, dan perusahaan memberikan visibilitas real-time dengan semua produk Carrefour. RFID mengurangi biaya tenaga kerja manusia dan kesalahan manusia melalui rantai pasokan menyimpan uang perusahaan, serta mengurangi pencurian di toko dan gudang.
Kerugian dari penerapan RFID di Carrefour:
  1. Kerugian utama dari sistem RFID adalah biayanya yang tinggi. Sistem RFID mahal dibandingkan dengan sistem identifikasi otomatis lainnya. Biaya tersebut dapat bertambah mahal, jika sistem RFID dirancang untuk aplikasi tertentu.
  2. Kelemahan RFID bergantung terutama pada masalah privasi, ketidaksempurnaan teknologi, dan biaya teknologi yang tinggi.
  3. Meskipun tag dapat bekerja di lingkungan yang susah sinyal, tapi sinyal-sinyal dari beberapa jenis tag dapat terpengaruh ketika mereka berada di kontak yang dekat dengan logam tertentu atau cairan. Tag menjadi sulit untuk dibaca.
  4. RFID terbukti tidak memiliki infrastruktur sehingga sulit bagi pemasok untuk bersaing dengan tuntutan perusahaan ini untuk menjadi RFID-ready.
  5. Kemungkinan terjadi nya penolakan pada tahap implementasi teknologi baru pada suatu perusahaan, karena pada umum nya user merasa nyaman dengan sistem yang ada dan enggan untuk beralih dan belajar dari awal lagi tentang bagaimana penggunaan teknologi baru yang akan di implementasikan.
Nahh, itu udah aku kasi tau pengertian, keuntungan serta kerugian dari RFID itu sendiri...lebih banyak untungnya yah daripada ruginya yah :) smoga aja Carrefour cepet menerapkan sistem RFID di seluruh Carrefour di Indonesia dengan tepat tentunya...

Btw, smoga info ini bermanfaat bagi2 temen2 smuanyaa, tetep ikutin terus crita2ku di blog ini yah guys...CIAO! ^^