Wednesday, August 25, 2010

Facebook vs Twitter : Who's the winner?

Haiii smuanyaa, I come back again! :) happynya ketemu temen-temen smuanya lagi, kita curhat bareng lagi yaaa hehehe....Blog aku kali ini akan ngebahas smua tentang Facebook dan Twitter; apa sih perbedaan dan persamaan dari tampilan website mereka dan juga kegunaan dari website tersebut bagi kita?

Kedua situs jaringan pertemanan ini memang lagi nge-boom di seluruh pelosok bumi. Di Amerika, di Eropa, di Arab, di Indonesia, Australia dan dimana-mana. Kalau dilihat, kedua situs ini memiliki beberapa persamaan. Pertama, keduanya tentu saja sama-sama situs jaringan pertemanan. Kedua, baik Facebook maupun Twitter sama-sama mengandalkan fitur update status. Bedanya, Facebook bertanya ’What’s on your mind? (Apa yang sedang kamu pikirkan?)’, sedangkan Twitter bertanya ‘What are you doing? (Apa yang sedang kamu kerjakan?)’.

Sebelumya aku pengen kasi sedikit historynya Facebook dan Twitter, kok bisa mereka sampe sebesar ini? Kayaknya kita udah tergantung banget sm 2 website itu, gak bisa hidup deh tanpa mereka! Hiperbolis banget yah hahahaa...

Facebook
Untuk flash back ajaa, apa sih Facebook itu? Facebook adalah sebuah situs web jejaring sosial populer yang diluncurkan pada 4 Februari 2004 dan didirikan oleh Mark Zuckerberg, seorang mahasiswa Harvard. Pada awal masa kuliahnya situs web jejaring sosial ini, keanggotaannya masih dibatasi untuk mahasiswa dari Harvard College. Dalam dua bulan selanjutnya, keanggotaannya diperluas ke sekolah lain di wilayah Boston (Boston College, Universitas Boston, MIT, Tufts), Rochester, Stanford, NYU, Northwestern, dan semua sekolah yang termasuk dalam Ivy League.
Warna yang dominan di Facebook adalah biru dan putih. Tampilan profilenya lebih bervariasi dengan beragam aplikasi maupun quiz. Facebook juga punya banyak banget games lucu-lucu yang bisa kita mainin. Tapi terkadang saking banyaknya aplikasi disini so sering lelet untuk buka Facebook dan kita jadi pusing ngeliat profilenya yang banyak aplikasi. Menurutku disini kelemahan dari Facebook.

Ini adalah tampilan login:












Ini adalah tampilan profile:



Twitter
Twitter adalah sebuah situs mikroblog dan situs web jejaring sosial yang memberikan fasilitas bagi pengguna untuk mengirimkan "pembaharuan" berupa tulisan teks dengan panjang maksimum 140 karakter. Twitter didirikan pada Maret 2006 oleh perusahaan rintisan Obvious Corp. Kata twitter secara harfiah berarti 'berkicau'. Situs ini mempunyai konsep blog mikro dalam penggunaannya.

Warna yang menonjol dari Twitter yaitu warna biru dan putih (sama dengan Facebook), meskipun birunya lebih terang dari Facebook. Twitter tidak mempunyai aplikasi yang beragam seperti Facebook, hanya sebagai microblogging, kita hanya bisa update status dengan 140 karakter saja, jauh lebih simple daripada pesaingnya yaitu Facebook yang terkadang lelet karena banyaknya aplikasi yang tersedia. namun kita bisa cepat bosan dengan Twitter yang hanya bisa update status, serta liat Trending Topic aja, ga bisa main games maupun aplikasi lainnya.

Kalau Facebook, kita bisa mencari teman-teman melalui jaring pertemanan dari orang yang sudah menjadi teman kita. Nah, enaknya di situ. Jadi, ga perlu cari-cari nama atau email account teman yang mau kita add, tapi cukup cari lewat jaring pertemanannya.

Ini adalah tampilan login:












Ini adalah tampilan profile:



Nah, sekarang, mari kita lihat perbedaan lebih jauh antara kedua situs pertemanan ini. Perbedaan yang paling utama adalah kompleksitas versus simplisitas. Facebook hadir dengan berbagai macam fitur yang bisa dibilang komplit. Semua ada di Facebook: mulai dari sekadar update status sampai berbagi link, berbagi gambar, berbagi video, berkirim pesan, blogging (note), bahkan ber-chatting ria. Tidak hanya itu, Facebook juga menyediakan fitur undangan (invitation), cause, quiz, grup, dan sebagainya. Facebook seolah-olah menawarkan konsep ’one-stop-visit’ yang serupa dengan ’one-stop-shopping’ kalau kita lagi belanja. Dengan login ke Facebook, seseorang bisa melakukan apa saja tanpa harus ke YahooMail, Gmail, Flickr, Youtube, YahooMessenger, WindowsMessenger, dan sebagainya.

Sebaliknya, Twitter justru menawarkan kesederhanaan (simple). Bisa dibilang, Twitter tidaklah lebih dari sekadar update status (meski sekarang mulai ditambahi beberapa fitur pendukung). Bahkan, status yang kita tulis pun dibatasi hanya sampai 140 karakter saja (dan untuk itulah Twitter dikategorikan dalam microblogging). Namun, loading status pada Twitter lebih kilat alias lebih cepat dan dijamin langsung tayang dibandingkan Facebook. Dan ternyata, justru karena kesederhanaannya ini, Twitter seringkali lebih digemari daripada Facebook.
Perbedaan lainnya, Twitter membedakan teman menjadi ’following’ dan follower’. Following artinya teman-teman yang kita ikuti, sedangkan follower artinya teman-teman yang mengikuti kita. Sementara di Facebook, semua teman kita punya sebutan yang sama: ’friend’. Diliat dari tingkat sekuritasnya, konon Twitter lebih mudah dibobol oleh para hacker (atau lebih tepatnya cracker) daripada Facebook. Ambil saja contoh, bobolnya akun Twitter Barack Obama, Britney Spears, dan para pesohor lainnya di tangan para cracker (this is true!).

Nah, mau pilih yang mana? Facebook or Twitter? Pilihlah sesuai dengan kesukaan dan kebutuhan kamu :) Mau punya account dua-duanya? Its OK, asik juga kok punya 2 account sekaligus! Kayak aku punya account Facebook dan Twitter. Biasanya sih Facebook untuk reunian sama temen-temen sekolah or masa kecil yang suka ketemu di FB n buat maen game kayak Pet Society asik juga tuh! Kalo Twitter lebih ke update status sesering mungkin plus memperbanyak followers kita! Haahahaa....

So, Would you prefer play Facebook or Twitter?
YOU DECIDE!

Wednesday, August 11, 2010

Fee For Service Revenue Model: Online Booking Tickets on your Smartphone!

Haii guys, ketemu lg sama aku...untuk minggu ini aku mau ngebahas mengenai Fee For Service Model, aku ambil contoh tentang booking tiket online langsung dari HP kalian! Kenapa aku mau ngebahas ini? Karena di Indonesia jarang sekali bahkan hampir gak ada yg booking tiket online di HP masing-masing, karena watak orang Indonesia itu kurang percaya terhadap segala sesuatu yang online, kita maunya langsung dateng ke travel agent dan langsung booking disana...hayoo bener kan yang aku bilang tadi? Pasti diantara kalian pasti ad yang seperti itu :)
Trus di Indonesia itu kebanyakkan baru bisa hanya mencek jadwal penerbangan aja di smartphone, belum bisa langsung booking.

Sebenernya, kalau konsep booking online melalui smartphone ini diterapkan itu bakal memudahkan kita dalam booking tiket lho, cepat dan fleksibel, kalian bisa booking kapan aja dan dimana aja tanpa harus dateng ke agent!

Nah, sebelum kita masuk lebih dalem lagi, aku mau kasih tau apa sich Fee For Service Model itu? Fee-for-service adalah sebuah model bisnis layanan standar dimana unbundled dan dibayar secara terpisah, seperti contohnya booking tiket online via smartphone.
Setiap maskapai penerbangan akan berusaha mencari penumpang sebanyak-banyaknya dengan berbagai cara dan strategi. Salah satu pelayanan maskapai penerbangan kepada penumpang adalah diberikannya kemudahan didalam mencari tiket pesawat terbang dengan cara booking online via HP / smartphone supaya praktis, cepat dan fleksibel.

Contoh langkah-langkah yang perlu kita lakukan yaitu:
1. masuk online ke maskapai penerbangan yang dituju melalui HP (dalam hal ini web maskapai tersebut harus bisa diakses melalui mobile phone), misalnya Garuda Indonesia.
2. Pilih booking
3. Isi data yang harus diisi seperti nama, seat, tujuan, jam penerbangan, jenis kartu kredit yang akan digunakan serta nomornya dan data penting lainnya
4. Klik OK / Yes.
5. Kita akan dikirim balasan oleh maskapai penerbangan mengenai informasi selanjutnya melalui SMS ataupun email. Benar-benar praktis dan hemat waktu! Tidak perlu datang ke travel agent maupun booking melalui komputer / notebook.

Nah, mengenai keamanan membayar kartu kredit secara online, apakah itu aman? Hal yang dikhawatirkan oleh pemegang kartu kredit ketika berbelanja secara online adalah bahwa akan terjadi pencurian data kartu kredit. Untuk itu maskapai penerbangan seharusnya menggunakan PAYPAL sebagai pintu pembayaran sehingga keamanan kita terjamin. Dengan menggunakan payment gateway paypal, kita tidak melakukan entri data-data pribadi kita di website melainkan pada halaman website paypal. Tidak sedikitpun data kita masuk kedalam database maskapai penerbangan tersebut. Dan paypal pun menjamin kerahasiaan data kita. Setelah transaksi pertama selesai, maka dengan sendirinya kita akan memiliki account paypal. Cukup mudah kan guys?

Menurut saya, kalau booking tiket online melalu mobile phone ini bisa dilaksanakan di Indonesia maka akan sangat praktis sekali bagi kita dan tidak membuang-buang waktu :)

Wednesday, August 4, 2010

WiMax vs ADSL, WIFI and 3G, Which one you choose?

Haii teman-teman, ketemu lg nih sama aku...hows your day guys? Hope you are all in a good mood, karena blog aku kali ini akan membahas tentang WiMax. Aku bakal membeberkan smua tentang WiMax serta perbedaan WiMax dengan ADSL maupun 3G.

Pertama-tama, kalian harus tau apa sih WiMax itu? WiMAX adalah singkatan dari Worldwide Interoperability for Microwave Access, merupakan teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau disingkat BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tinggi dengan jangkauan yang luas. WiMAX merupakan evolusi dari teknologi BWA sebelumnya dengan fitur-fitur yang lebih menarik. Disamping kecepatan data yang tinggi mampu diberikan, WiMAX juga merupakan teknologi dengan open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary). Dengan kecepatan data yang besar (sampai 70 MBps), WiMAX dapat diaplikasikan untuk koneksi broadband ‘last mile’.

Spectrum Frekuensi WiMax
Sebagai teknologi yang berbasis pada frekuensi, kesuksesan WiMAX sangat bergantung pada ketersediaan dan kesesuaian spektrum frekuensi. Sistem wireless mengenal dua jenis band frekuensi yaitu Licensed Band dan Unlicensed Band. Licensed band membutuhkan lisensi atau otoritas dari regulator, yang mana operator yang memperoleh licensed band diberikan hak eksklusif untuk menyelenggarakan layanan dalam suatu area tertentu. Sementara Unlicensed Band yang tidak membutuhkan lisensi dalam penggunaannya memungkinkan setiap orang menggunakan frekuensi secara bebas di semua area.

Manfaat dan Keuntungan
Banyak keuntungan yang didapatkan dari terciptanya standardisasi industri ini. Para operator telekomunikasi dapat menghemat investasi perangkat, karena kemampuan WiMAX dapat melayani pelanggannya dengan area yang lebih luas dan tingkat kompatibilitas lebih tinggi. Selain itu, pasarnya juga lebih meluas karena WiMAX dapat mengisi celah broadband yang selama ini tidak terjangkau oleh teknologi Cable dan DSL (Digital Subscriber Line).
WiMAX salah satu teknologi memudahkan mereka mendapatkan koneksi Internet yang berkualitas dan melakukan aktivitas. Sementara media wireless selama ini sudah terkenal sebagai media yang paling ekonomis dalam mendapatkan koneksi Internet. Area coverage-nya sejauh 50 km maksimal dan kemampuannya menghantarkan data dengan transfer rate yang tinggi dalam jarak jauh, sehingga memberikan kontribusi sangat besar bagi keberadaan wireless MAN dan dapat menutup semua celah broadband yang ada saat ini. Dari segi kondisi saat proses komunikasinya, teknologi WiMAX dapat melayani para subscriber, baik yang berada dalam posisi Line Of Sight (posisi perangkat-perangkat yang ingin berkomunikasi masih berada dalam jarak pandang yang lurus dan bebas dari penghalang apa pun di depannya) dengan BTS maupun yang tidak memungkinkan untuk itu (Non-Line Of Sight). Jadi di mana pun para penggunanya berada, selama masih masuk dalam area coverage sebuah BTS (Base Transceiver Stations), mereka mungkin masih dapat menikmati koneksi yang dihantarkan oleh BTS tersebut.
Selain itu, dapat melayani baik para pengguna dengan antena tetap (fixed wireless) misalnya di gedung-gedung perkantoran, rumah tinggal, toko-toko, dan sebagainya, maupun yang sering berpindah-pindah tempat atau perangkat mobile lainnya. Mereka bisa merasakan nikmatnya ber-Internet broadband lewat media ini. Sementara range spektrum frekuensi yang tergolong lebar, maka para pengguna tetap dapat terkoneksi dengan BTS selama mereka berada dalam range frekuensi operasi dari BTS.

Perbandingan WiMax dengan yang lainnya:
  1. WiMax vs 3G. Perbedaan antara WiMAX dan 3G saat ini adalah bahwa untuk WiMAX tahapannya baru memasuki product development dan sedang introduction to market. Sedangkan 3G sedang mengalami 2 tahapan yaitu introduction to market dan mature market (untuk beberapa negara). Namun bila difokuskan pada kemampuan mobility-nya, 3G masih unggul dibanding WiMAX. Apalagi saat ini (tahun 2005) WiMAX baru difokuskan untuk pelanggan fixed dan baru tahun 2006 mulai difokuskan untuk pelanggan bergerak atau nomadic.
  2. WiMax vs ADSL. WiMAX tidak hanya diperuntukkan bagi pelanggan fixed seperti pelanggan DSL, namun dapat pula untuk melayani pelanggan nomadic dan mobile. ADSL membutuhkan jaringan kabel, sedangkan WiMAX tidak tergantung infrastruktur kabel tersedia. Dengan demikian WiMAX lebih fleksibel digunakan untuk memberikan layanan akses broadband hingga ke daerah rural atau lokasi yang belum atau sulit bila menggunakan jaringan kabel.
  3. WiMax vs WIFI. Sebenarnya perfomansi WiMAX hampir sama dengan WiFi yaitu, keduanya menggunakan hotspot atau lingkungan sekitar antenna dimana kita dapat mengakses informasi dengan PDA, Laptop atau gadget lainnya. Perbedaannya adalah pada segi jangkauan radiusnya. Untuk WiFi bisa menjangkau 100 feet atau sekitar radius 30 meter, sedangkan WiMAX memiliki jangkauan 25-30 mile atau sekitar 40-50 Km (maksimal 50 Km).
Nah, kalian sudah tau kan perbedaan WiMax dengan 3G, WIFI dan ADSL? Semoga info ini bisa membantu kalian semuanya. Well, udah dulu yah guys, see you later! :)